Long Live the Crowdsurfer!

Search
Close this search box.

“Pertunjukan Dalam Dinamika” dan Dramaturgi Lorong Waktu yang Sentimental

Oleh: Balma Bahira Adzkia “Mbak, aku takut kalo tiba-tiba habis ini ‘Ini Abadi’,” kataku pada Mbak Ruri, teman menontonku yang baru kukenal di tempat. You attract what you fear, kata orang-orang. Benar saja, sesaat setelah permainan solo keyboard dari Adam Adenan, transisi intro ke lagu yang kusebut “keramat” menuntun penonton menyanyikan verse pertama: “Dihentak sunyi~”. Biasanya, aku akan […]