Long Live the Crowdsurfer!

Search
Close this search box.

“Bungkam”, Komodifikasi Pandemi Lewat Berbagai Media Dari Umon

Di negara ini semuanya ada kecuali keadilan. Cuplikan realita itu disarikan Umon, proyek kolaborasi musik yang digagas Riski Farid (JB Blues, Momarx & The Blackwind, Bolokosonom), lewat single berjudul ‘Bungkam’. Bassist yang akrab disapa Blek ini berbagi energi dengan kawan-kawan yang punya kemuakan sama. Ada rapper Uncle T merespon musik lewat lirik tajam ditutup narasi singkat Akadama.

“Umon adalah proyek kolaborasi seni sebagai wadah ekspresi untuk merespon realita. Kebebasan menjadi dasar kolaborasi ini. Kami ceritakan apa yang mau kami ceritakan,” kata Riski.

‘Bungkam’ adalah respon apa yang terjadi saat ini. Tentang komodifikasi pandemi lewat berbagai media, ajang korupsi, produksi wacana yang membingungkan, perampas hak hidup rakyat, dan para pembajak suara yang seharusnya dilempari batu tiap lima tahun sekali. Simak bait ‘Pandemj polemik dan politik menyala terus/Solusi berdikari miring sudah tak lurus/Dikritik bukan dibully karena kerja tak becus/Aturan ini untuk proyek berjalan mulus’.

“Respon dari sebuah keadaan carut marut negara kita, apalagi 2020 menjadi tahun yang kelam bagi bumi pertiwi. pandemi dijadikan tameng ajang korupsi. Terlalu banyak pertanyaan, seperti siapa mewakili siapa dan melindungi apa,” sambung Riski.

Untuk proses kreatifnya sendiri Blek merasa nyaman berkolaborasi dengan Uncle T dan Akadama. Blek hanya memberi gambaran singkat pada Uncle T yang dengan sekejap meresponnya. Usai menyelesaikan proses rekaman di JB Rekam dan Metamorse Studio, ‘Bungkam’ kembali direspon secara visual oleh Galih Panjdi lewat Trippy Animation dan Aulia Rakhman yang mengeksekusi videonya. Galih juga aktor di balik artwork single yang video musiknya telah tayang di kanal Youtube Umon sejak Kamis (8/10/2020) itu.

“Alasan kenapa mengajak Uncle T karena dia orangnya rendah hati tapi punya skill dewa. Lirik langsung dilibas dan tanpa revisi. Kenapa Akadama karena dia kontroversial, hanya modal tampang. Galih dan Aulia mengeksekusi visualnya, yang bikin kami semua sangat puas akan kolaborasi ini,” tutup Blek.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles