Long Live the Crowdsurfer!

Search
Close this search box.

Ketika Cahaya Rekti The Sigit Berbalut Swing Jazz Ala Mocca

Mocca merilis single baru yang berjudul “There’s A Light At The End Of The Tunnel”. Lagu ini
adalah single keempat yang dirilis selama tahun 2020, lagunya istimewa karena kali ini Mocca
berkolaborasi dengan Rekti Yoewono, vokalis/gitaris The S.I.G.I.T.


“Di lagu There’s A Light At The End Of The Tunnel, kita berkolaborasi dengan Rekti. Sebenarnya, kalau Mocca bikin sesuatu atau album, pasti melibatkan orang-orang dari lingkungan terdekat. Kalau sama Rekti, kita memang sudah kenal dari jaman dulu. Terus, ada lagu nih. Cocok kayaknya sama Rekti.” ujar gitaris Riko Prayitno mengenai latar belakang hadirnya Rekti di single terbaru Mocca ini.


Selama proses penggarapan single ini, walau domisili keempat personel Mocca dan Rekti berbeda tidak menjadi halangan bagi mereka. Riko Prayitno (gitaris), Toma Pratama (bassist), dan Arina Ephipania (vokalis) memulai proses penggarapan dari rumah masing-masing, hanya Indra massad (drummer) yang merekam part drum lagu ini di studio untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.


Rekti awalnya hanya diminta untuk mengisi gitar dan vokal bagiannya saja, alih-alih untuk mempelajari lagunya semua session hasil rekaman pun dikirimkan padanya. Ternyata semua session itu dioprek Rekti, dengan diiringi pesan “Saya belajar mixing yah”.


“Pertama kali dengar lagunya, langsung mendapati perasaan optimis. Vokal sebagai elemen utama pembawa cerita sudah kuat, penambahan elemen suara laki-laki yang muncul di babak ke-2 lagu sepertinya bisa memperkaya lagi suasana kebersamaan. Beat drumnya juga terasa bisa membawa dan memperjelas emosi di tiap bagan lagu, pattern bassnya diselaraskan mengikuti
kick dan snare drum. Kemudian terpikirkan untuk lebih mengedepankan lagi nada dalam riff
gitarnya, hingga akhirnya dapat ide untuk memisahkan antara melodi gitar dengan chord gitar. Tamborine jg cukup penting untuk memperjelas perpindahan bagan lagu”, cerita Rekti tentang proses mixing lagu There’s A Light at the End of the Tunnel.


Hasilnya ternyata lucu juga, bahkan Arina Ephipania pun ditantang bermain gitar, banyak proses yang keluar dari kebiasaan Mocca ketika membuat ini. Semuanya menjadi sesuatu yang segar untuk karya Mocca. Disepakati bersama bahwa Rekti juga menjadi co producer dari single There’s A Light at the End of the Tunnel, dan lagu ini adalah kali perdananya menjadi produser untuk Mocca.


Selalu ada harapan adalah pesan yang ingin disampaikan Mocca dan Rekti melalui lagu ini. Seperti yang sedang kita alami saat ini, sepanjang tahun 2020 kita semua berada dalam kondisi yang serba terbatas, namun selalu ada harapan semua akan membaik, bahkan lebih baik untuk kita semua. “There’s A Light at the End of the Tunnel” sudah bisa didengarkan di seluruh platform musik digital mulai tanggal 9 Oktober 2020. Selamat mendengarkan Mocca dan Rekti.


“Don’t give up the fight, there’s a light at the end of the tunnel”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles