Long Live the Crowdsurfer!

Search
Close this search box.

Solois Asal Gunungkidul Rilis Debut Single Hujan Di Pelupuk Matamu

Solois asal Gunungkidul, Berieroots menandai kemunculannya dengan single perdana berjudul “Hujan Di Pelupuk Matamu” pada Sabtu (24/2).
Direkam secara mandiri di Gunungkidul, lagu ini bernuansa sendu dengan premis utama tentang kesepian. Dipertegas dengan isian string dan cello yang menambah nuansa sendu di lagu ini.

Belum siap akan komitmen yang dijalani di dalam Band, Berieroots memilih jalur Folk yang lebih sederhana dan fleksibel. Iksan Skuter, Jono Terbakar, Mustache And Beard, hingga Iwan Fals sebagai pengaruh dan juga rujukan dalam melahirkan karya ini.


Berieroots sebelumnya adalah seorang penonton konser di Yogyakarta, sempat membentuk komunitas penonton konser bernama Klub Hura-hura bersama teman-temannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles