Long Live the Crowdsurfer!

Search
Close this search box.

Tour Ditampart Klaten: Menggiring Ekspresi Seni dan Kreativitas ke Tiap Jengkal Daerah

Pada hari Senin, tanggal 4 Maret 2024, Dinas Cipta Tempat dan Ruang Terpadu (Ditampart) menghampiri Klaten sebagai bagian dari perjalanan panjangnya dalam Tour Ditampart.

Dalam sebuah peristiwa yang digelar di Monumen Juang 45, Bareng Lor, Klaten Utara, Ditampart menampilkan ragam seni budaya setempat dan Semarang.

Bekerja-sama dengan Lokal Space dan pihak lokal terkait lainnya, seperti Komite Ekonomi Kreatif Klaten, rangkaian acara tersebut menjadi platform bagi seniman lokal untuk menampilkan karya-karya mereka.

Sekaligus menjadi ruang alternatif bagi berbagai ekspresi seni dan budaya. Salah satu puncak acara adalah penampilan musik dari The Jeblogs, sebuah band yang terlahir dari semangat anak muda Desa Jeblog dengan album perdana mereka, ‘SAMBUTLAH’, meraih perhatian pada akhir tahun 2023.

Tidak hanya itu, RESAHHH juga hadir dengan sentuhan uniknya dalam perpaduan antara hip-hop dan musik post-rock, menampilkan kisah-kisah yang dalam melalui puisi Trigga Coca yang disertai permainan gitar Prima yang menghanyutkan.

Seni Jantur juga menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan ini, mengajak penonton dalam aktivisme sosial dan lingkungan melalui pertunjukan wayang yang mengangkat isu-isu penting yang melibatkan masyarakat lokal.

Di samping itu, hadir pula Schelper, sebuah unit Alternative-Rock/Shoegaze yang memukau penonton dengan karya-karya mereka yang berani dan inovatif. 

Selain penampilan seni, acara ini juga menampilkan pasar seni lokal, Hype “Hysteria Perpustakaan” yang memamerkan arsip terbitan dari Kolektif Hysteria, serta berbagai workshop dan pameran yang menarik perhatian para pengunjung.

Ditampart juga menghadirkan forum diskusi yang melibatkan pegiat kesenian, Komite Ekonomi Kreatif, dan berbagai stakeholder terkait.  Diskusi ini menjadi wadah penting untuk membuka pengetahuan pegiat seni dan kebudayaan di Klaten terhadap bantuan yang dapat mereka akses untuk mendukung kegiatan mereka.

Andreas, perwakilan dari Lokal Space, menyatakan bahwa ini merupakan pertama kalinya mereka berkomunikasi dengan pihak dinas yang dapat mendukung kegiatan anak muda di Klaten.

Jarangnya dialog antara pemerintah dan pegiat seni di Klaten membuat pengetahuan terhadap akses ruang ekspresi menjadi terbatas. Andreas menambahkan bahwa kehadiran DITAMPART membawa semangat baru bagi pegiat seni dan kebudayaan di Klaten untuk terus berkarya dan berkegiatan.

Tour Ditampart yang digagas oleh Kolektif Hysteria, tidak hanya sekadar menyajikan hiburan semata, tetapi juga menggiring kesadaran akan pentingnya ekspresi seni dan kreativitas dalam membangun dinamika sosial dan budaya setempat.

Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk komunitas seni, Ditampart berupaya menjembatani ruang antara pemerintah, seniman, dan masyarakat dalam membangun ekosistem seni yang inklusif dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles