Long Live the Crowdsurfer!

Search
Close this search box.

Belajar Dengan Farid Stevy, Kasino Brothers Tulis Lagu Bahasa Indonesia Menarik "Mereka Yang Lupa"

Masa pandemi ini membuat seluruh umat industri kreatif berjuang keras, sebagai contohnya industri musik, hampir secara seluruhan panggung band di postponed, ada juga yang di cancel, salah satu band yang terkena dampak tersebut adalah kami, Kasino Brothers. Sejak tahun 2016 kami konsisten mengusung genre garage rock, yaa memang benar seperti itu menurut kami. kami bukan band yang pure rock and roll, karena kami sendiri berexperimen dengan banyak jenis musik, kami juga tidak ingin mengkotak-kotakkan jenis musik, tapi kami juga bukan sebuah grup yang memiliki genre pribadi atau punya genre sendiri. Terlalu percaya diri apabila kami mengatakan seperti itu, karena memang tidak seperti itu. Yasudah intinya kami Kasino Brothers, kami Garage Rock N’ Roll band!

Tahun 2020 belasan gigs kami dicancel, dan banyak rencana kami yang akhirnya hanya menjadi wacana saja, membuat mood kami berempat jadi berantakan. Namun satu orang dari kami memulai merangsang untuk “ayo kita gas, kita harus kuat di dunia digital”, satu orang itu adalah wajah baru dari Kami, bassist kami Fareeq yang terproduktif, terdisiplin, seperti sosok HRD dalam perusahaan Kasino Brothers.

Memasuki bulan Agustus 2020 kami telah menyelesaikan lagu kami yang berjudul Mereka Yang Lupa, dan sudah bisa dinikmati di platform musik favorit kalian sejak tanggal 6 November 2020.

“Mereka Yang Lupa” memang sudah di rekam pada tahun 2019, namun hanya musiknya saja yang sudah direkam, belum vokalnya Jeff alias Gondjor. Jeff kebingungan dalam menentukan arah lirik mau seperti apa, karena jeff tertantang untuk membuat lirik dengan Bahasa Indonesia, proses Jeff menciptakan lirik memang susah banyak obrak abrik sana sini, mencari tema yang pas dengan fenomena nyata yang akan di angkat, melatih kosa kata konotatif yang keren. Pada akhirnya dengan songongnya Jeff berkunjung ke rumah idolanya, sang vokalis FSTVLST yaitu Farid Stevy Asta. Kunjungan jeff membuah hasil dan dapat pembelajaran 4 sks yang sangat baik. Yaa menurut Uki, Dery, dan Fareeq itu sudah usaha yang cukup bagus untuk seorang jeff dalam mencari referensi menulis lirik Bahasa Indonesia, hehehe good job jeff!

Semakin lama tidak manggung, Dary semakin jago menjadi Audio Engineer, sudah punya alat yang lumayan lengkap untuk proses tracking, mixing dan mastering. membuat kami semakin aman dalam sisi pengeluaran uang kas “berikutnya mending lagu kita Dary aja yang operatorin, sekalian mixing, mastering nya”. Namun Dary masih belum yakin dengan kemampuannya, kami bertiga juga kurang yakin sih sebenernya hahaha.. tapi di lagu Mereka Yang Lupa, Dary punya andil besar, 70% konsep aransemen, pemilihan karakter sound design, hingga take dan editing vocal itu Dary semua otaknya. Setelah kami yakin dengan dengan lagunya, barulah kami kembalikan ke Arul Fortis selaku audio engineer, luar biasa memang hasil mixing-masteringnya, sesuai dengan yang kami inginkan, semoga sesuai juga dengan semua orang.

Selain Fareeq, ada satu orang lagi yang memang suka merangsang dan juga di rangsang hehehe, yaitu gitaris kami Yuki atau Uki yang kalau rekaman setting soundnya lumayan memakan waktu, katanya biar soundnya bagus, hehehe. Sejak pandemi mulai beraksi, Yuki selalu membahas tentang video klip dan youtube kasbro yang memang harus segera lebih di aktifkan lagi. Rangsangan dari Yuki di tambahkan lagi oleh Fareeq “ayoo kita harus aktif di dgital dulu ga apa-apa sebelum ada panggung, biar orang semakin mengenal image band yang sudah kita bangun”. Tanpa pikir panjang kami langsung memutuskan untuk menggarap video klip, dengan alur cerita yang sesuai dengan tema lirik lagu Mereka Yang Lupa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles