Long Live the Crowdsurfer!

Search
Close this search box.

Girl and Her Bad Mood Rilis EP Bluest Year I’ve Been

Band dream pop/indie pop Girl and Her Bad Mood (GAHBM) menutup tahun 2022 dengan sebuah persembahan manis yakni sebuah EP berisikan 5 lagu yang berjudul “Bluest Year I’ve Been”. Setelah melepas single utama dari EP ini dengan judul sama sebulan yang lalu, Bima Geraldi (gitar/vokal), Daffa Hanafi (gitar), Danang Seloaji (drum), Handy Wandawa (synth), dan Jane Maura (bass/lead vokal) meluncurkan album mini mereka di berbagai kanal digital di bawah naungan Fist Valley Records dan Haum Entertainment.

EP ini terdiri dari “Drifted”, “High Tide”, “Fallingout”, “Graduation Song” serta tidak ketinggalan “2013/Bluest Year I’ve Been”. Album ini memakan waktu penggarapan selama kurang lebih satu tahun. Kendala para personel GAHBM yang telah berpisah kota membuat proses pembuatan album ini cukup lama. Meskipun begitu, kualitas serta kohesi album tetap diutamakan oleh GAHBM sehingga tiap lagu benar-benar digodok secara matang. Dari sekian track yang telah dikumpulkan, beberapa harus rela ‘dibuang’ karena tidak sesuai dengan mood serta visi yang diharapkan para personel untuk album ini.

EP “Bluest Year I’ve Been” bercerita tentang masa-masa berat yang dialami seseorang dan berbagai upaya yang dilakukan untuk berdamai dengan kesedihan dan tragedi. Lirik-lirik berisikan penyesalan, kenangan, serta berbagai skenario sendu mengisi album ini dan membawa mood mengharu-biru sesuai dengan tajuk yang diusung.

GAHBM membalut mood tersebut dengan sound dreamy a la dream pop dan terdengar pula beberapa bagian gitar open tuning a la Midwest emo. Semua materi EP ini direkam di Haum Studio oleh Axel Kevin dan Dheka Satria serta melalui proses mixing dan mastering oleh Zeruya Anggraita dari Up Music Production. Bersamaan dengan perilisan EP ini, GAHBM juga telah merampungkan fase pertama tur yang mereka jalankan dengan labelmate Closure. 

“Sejauh ini tour yang kami jalankan bersama Closure berjalan lancar dan baru saja kami menyelesaikan titik terakhir tour di 2022 di Jogja akhir pekan kemarin. Kebetulan untuk tahun 2022 ini, kami kembali menyambangi berbagai kota yang menjadi titik tour kami tahun kemarin. Namun sambutan dari teman-teman ternyata lebih meriah dibandingkan tour sebelumnya,” ungkap GAHBM dengan bahagia.

Fase pertama tour yang telah selesai ini akan dilanjutkan dengan agenda menyambangi 5 titik lagi di Pulau Jawa yang kemungkinan akan berlangsung di bulan Januari untuk fase kedua. Sembari menyapa para pendengar secara live di kota-kota tersebut, GAHBM juga membawa merchandise istimewa berupa rilisan fisik EP berbentuk CD dari Haum Entertainment yang dijual secara terbatas di titik-titik tour yang mereka kunjungi saja. 

Disinggung mengenai kemungkinan rilisan fisik ini akan dijual lebih luas, band tersebut mengindikasikan akan merilisnya dalam waktu dekat. Setelah merampungkan tour, GAHBM juga membocorkan akan memberikan sesuatu yang baru bagi para pendengar yang kemungkinan akan mereka tampilkan pada tour berikutnya. Sementara itu, EP “Bluest Year” sudah bisa dinikmati di layanan streaming digital seperti Bandcamp, Spotify, Apple Music, Deezer dan masih banyak lagi. Lewat album ini GAHBM ingin menyampaikan bahwa terkadang kita perlu mengenang dan menghadapi masa-masa sulit di hidup kita untuk dapat melanjutkan langkah ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles