Long Live the Crowdsurfer!

Search
Close this search box.

Perjalanan Cinta Nadin Amizah Pada Single ‘Semua Aku Dirayakan’

Hirarki cinta tertinggi yang belum tentu semua orang bisa alami adalah untuk diterima segala kekurangannya dan tetap dirayakan sebagai manusia. Hal tersebut adalah apa yang Nadin Amizah rasakan setelah akhirnya melalui beberapa bentuk cinta yang berbeda dan perasaan hangat tersebut ia tuangkan di lagu terbarunya ‘Semua Aku Dirayakan’. Rilis pada tanggal 4 Agustus 2023, selang tidak jauh dari karyanya ‘Rayuan Perempuan Gila’, ‘Semua Aku Dirayakan’ sejatinya diciptakan sebagai antitesis atau bahkan jawaban dari ketakutan Nadin Amizah tentang kepercayaannya bahwa ia tidaklah mudah dicinta. Dengan liriknya yang lantang dan alunan musik yang lembut mengiringi, Nadin menceritakan bahwa ia akhirnya menemukan bentuk cinta yang siap merayakan seluruh kebaikan yang selama ini tidak pernah ia sadari ada di dalam dirinya.

‘Semua Aku Dirayakan’ adalah surat cinta yang Nadin tulis untuk kekasihnya. Rasa terima kasih dan bahagia yang ia kumpulkan sepanjang perjalanan kasihnya ia tuangkan menjadi sebuah lagu sepanjang lima menit sepuluh detik yang terdengar manis dari awal sampai akhirnya. Pada lagu ini Nadin menuliskan tentang rasanya dicintai dengan baik dan lembut, dan menemukan luluh untuk seluruh kacau yang ada di dalam dirinya.

Dengan alunan gitar ditambah aransemen orkestra yang diproduseri oleh Rifan Kalbuadi, Nadin Amizah kembali menguatkan akarnya dalam membawakan genre folk. Nadin merasa bahwa dalam mengungkapkan cintanya, ia ingin menjadi paling telanjang dalam warna musik yang mengiringinya, dan dengan aransemen yang lebih lekat dengan siapa Nadin, ia menemukan kepercayaan diri untuk menyanyikan cerita tersebut.

Dalam sejarah diskografinya, Nadin Amizah tidak biasa menuliskan lagu cinta yang bernuansa positif. Pendengar sejati lagu-lagu Nadin akan mudah menelaah bagaimana pandangan Nadin terhadap cinta yang baginya menyeramkan dan ketakutan Nadin untuk terbiasa memprediksi akhir dari cinta yang ia miliki akan kandas dan menjadi buruk. Namun pada ‘Semua Aku Dirayakan’, Nadin Amizah menunjukan keberaniannya untuk jatuh pada cinta sedalam-dalamnya, melewati batas yang ia takuti, dan pada lagu ini juga Nadin menceritakan bahwa cinta yang saat ini ia rasakan “Jauh dari seram yang selama ini telah ku bayangkan,” sebagaimana lirik yang terdengar di lagu tersebut.

Nadin ingin lagu ‘Semua Aku Dirayakan’ menjadi lagu cinta pertamanya yang mengafirmasi tentang sebuah hubungan yang indah sampai akhir kisahnya, dan meninggalkan majas- majas tentang ketidakyakinan atau perpisahan yang biasa ia tuliskan di lagu cinta lain yang pernah ia tuliskan. Di lagu ini Nadin ingin mendobrak stereotip bahwa menunjukan rasa kasih adalah sesuatu yang klise dan menggelikan.

“Bagi aku yang seorang musisi, banyak orang yang berbagi profesi denganku mungkin selama ini dibatasi sebuah garis yang membuat mereka percaya bahwa menunjukan kasih pada pasangan adalah hal yang kurang professional. Di lagu ‘Semua Aku Dirayakan’ ini aku siap menjadi Nadin versi terbucinnya. Karena menurutku hal terindah dari mencintai seseorang adalah untuk bisa mengungkapkannya sebelum terlambat, dan aku akan dengan senang hati melakukan itu untuk orang yang sudah mencintaiku sebaik-baiknya,” ujar Nadin berbinar membicarakan orang yang ia kasihi.

‘Semua Aku Dirayakan’ adalah single kedua dari album kedua Nadin Amizah yang akan datang pada akhir tahun nanti. Dalam perjalanannya menceritakan tiga fase berkesinambungan ini, Nadin telah sampai pada fase keduanya, dan siap menceritakan tentang bagaimana rasanya menemukan bentuk cinta yang indah.

Sambil menjelajahi berbagai suara dan warna musik baru untuk albumnya, pada lagu ‘Semua Aku Dirayakan’ Nadin seperti mengatakan pada pendengarnya bahwa ia tetaplah Nadin yang memiliki warna yang mengakar. Maka selamat mendalami kembali siapa Nadin dan kembali jatuh cinta dengan lagu terbarunya, ‘Semua Aku Dirayakan’.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles