Dari Inkubasi Hingga Peluncuran Album Bintang Muda Lokananta Vol. 2, Dirilis Dalam Bentuk Kaset Pita

Sebagai wujud komitmen dalam mendorong pertumbuhan ekosistem industri kreatif dan optimalisasi Lokananta sebagai aset cagar budaya nasional, PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) (“PPA”) bersama PT Danareksa (Persero) (“Danareksa”) dan Lokananta Records berkolaborasi dalam Program Bintang Muda Lokananta Vol2, yang saat ini telah memasuki puncak program dengan diadakannya Release Party album kompilasi Bintang Muda Lokananta (BML) Vol. 2. Peluncuran album kompilasi ini menjadi puncak dari perjalanan panjang para finalis.

Corporate Secretary & CSR PT Danareksa (Persero), Agus Widjaja mengatakan, “Transformasi Studio Lokananta bukan hanya tentang merawat warisan. Namun, bagaimana kita dapat meneruskan, bahkan membuka ruang baru untuk pertumbuhan, kreativitas, dan kolaborasi. Dengan demikian, kita turut membuka peluang bagi generasi hari ini dan yang akan datang untuk memperkuat potensi serta identitasnya di industri kreatif. Holding BUMN Danareksa percaya dengan memberdayakan talenta lokal, kita dapat lebih menggerakan dampak ekonomi dan sosial yang berkelanjutan, baik bagi Lokananta maupun negara.”

Program Bintang Muda Lokananta dirancang lebih dari sekadar ajang pencarian bakat. Program ini merupakan ekosistem pembinaan komprehensif yang menghubungkan proses seleksi, edukasi industri, produksi karya, hingga strategi distribusi komersial. Perjalanan dimulai dari pendaftaran online yang menjaring ratusan peserta dari Indonesia Barat sampai Timur, lalu melalui proses kurasi ketat hingga tersaring 12 besar, dan akhirnya terpilih 5 finalis. Para finalis ini mendapatkan pendampingan profesional melalui sesi mentoring bersama praktisi musik profesional, sebelum akhirnya merekam karya orisinal di fasilitas bersejarah Studio Lokananta.

Terkait dukungan strategis ini, Direktur Utama PPA, M. Teguh Wirahadikusumah menyatakan, “Bagi PPA, revitalisasi Lokananta tidak boleh berhenti pada perbaikan fisik bangunan, melainkan bagaimana aset ini kembali produktif dan menciptakan nilai tambah (value creation) bagi industri kreatif nasional. Program Bintang Muda Lokananta adalah manifestasi dari filosofi bisnis kami. Layaknya PPA yang melakukan restrukturisasi dan transformasi perusahaan untuk mencapai pertumbuhan berkelanjutan, BML berfungsi sebagai inkubator bisnis bagi para musisi. Kami tidak sekadar memfasilitasi rekaman, tetapi membangun fundamental mereka, mulai dari mentoring hingga distribusi pemasaran, agar para talenta muda ini memiliki daya saing yang tangguh dan karier yang berkelanjutan di industri musik. Di sisi lain program ini juga memperkuat pencapaian Lokananta yang mampu menggerakan ekonomi kreatif secara sirkuler sebesar Rp35 miliar semenjak diluncurkan pada tahun 2023.”

Album Kompilasi BML Vol. 2 menjadi bukti nyata dari optimalisasi fasilitas Lokananta. Karya orisinal para finalis kini siap dikomersialisasikan dan didistribusikan secara luas melalui berbagai Digital Streaming Platform (DSP), serta diproduksi dalam format kaset pita edisi terbatas yang menjembatani nilai historis Lokananta dengan tren konsumsi musik modern.

Lima finalis terbaik yang tergabung dalam Album Kompilasi Bintang Muda Lokananta Vol. 2 menghadirkan keberagaman identitas musikal dari berbagai wilayah di Indonesia, yaitu:

● Drewgon (Maluku Tenggara) – “Panggajo Majo”

● BeverlyLine (Semarang) – “Kuharap Tetap Begini”

● Tuan Sendiri (Bandung) – “Kelak”

● Gardenia (Banjarnegara) – “Requiem For The White Wolf”

● Barmy Blokes (Surakarta) – “Pop Karir”

Beragam tema yang diangkat, mulai dari perpisahan, kehilangan, kerinduan, cinta yang bertahan, hingga semangat pantang menyerah. Tema tersebut merupakan wujud dari para talenta muda dalam menyuarakan pengalaman dan perspektif mereka melalui musik. Keseluruhan perjalanan emosional tersebut dapat dinikmati dalam Album Kompilasi Bintang Muda Lokananta Vol. 2.

Salah satu finalis asal Maluku Tenggara, Drewgon menuturkan pengalaman berharga yang ia dapatkan selama mengikuti program ini: “Sebagai musisi independen dari Indonesia Timur, kesempatan untuk belajar dan berkarya di Lokananta menjadi pengalaman yang sangat berharga. Saya tidak hanya mendapatkan akses terhadap fasilitas produksi yang profesional, tetapi juga wawasan industri yang sebelumnya sulit saya akses.”

“Proses mentoring membantu saya memahami pentingnya konsistensi, kualitas, dan identitas dalam berkarya. Pengalaman ini memperkuat karakter musikal saya dan memberi keyakinan bahwa cerita serta perspektif yang saya bawa melalui musik memiliki tempat di industri yang lebih luas. Salah satu hal yang paling berarti selama mengikuti program ini adalah bagaimana saya didorong untuk semakin percaya pada identitas saya sendiri. Saya tidak merasa harus menjadi seperti orang lain untuk bisa diterima. Justru saya belajar bahwa latar belakang, budaya, bahasa daerah, dan pengalaman hidup yang saya miliki adalah kekuatan yang membuat karya saya berbeda. Bintang Muda Lokananta memberikan ruang bagi saya untuk mengembangkan cerita tersebut dengan standar produksi yang lebih baik tanpa kehilangan kejujuran dalam berkarya.”, tambah Drewgon.

Selain menjadi momentum peluncuran karya, Album Release Party BML Vol. 2 yang turut dimeriahkan oleh penampilan bintang tamu Rebellion Rose dan The Melting Minds, juga menjadi titik tolak ekspansi pasar bagi para finalis. Showcase ini menandai dimulainya rangkaian tur promosi ke beberapa kota, sebuah langkah strategis untuk memperluas penetrasi audiens dan menguji daya terima pasar secara langsung.

“Bintang Muda Lokananta Vol.2 adalah cara Lokananta Records, berkolaborasi dengan PPA dan Danareksa merawat masa depan musik Indonesia dengan memberi ruang yang layak bagi talenta-talenta baru berbagai daerah untuk terdengar lebih luas. Lewat album mini kompilasi ini, kami ingin memperkenalkan energi segar dari Tuan Sendiri, Gardenia, BeverlyLine, Drewgon, dan Barmy Blokes. Lima nama dengan karakter, cerita, dan keberanian musikalnya masing-masing. Rilisan digital dan kaset ini bukan sekadar dokumentasi program, namun penanda bahwa Lokananta Records terus bergerak sebagai rumah arsip, ruang temu, sekaligus panggung tumbuh bagi generasi baru musik Indonesia,” jelas Wendi Putranto selaku CEO Lokananta sekaligus inisiator Bintang Muda Lokananta.

Bintang Muda Lokananta Vol. 2 membuktikan bahwa regenerasi musik Indonesia membutuhkan ruang inkubasi yang terstruktur. Dengarkan, rayakan, dan dukung perjalanan para talenta muda yang siap menjadi motor penggerak baru dalam industri kreatif tanah air.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles